PT. Rifan Financindo Berjangka News

  • Uncategorized /
    13 Sep 2016

    Fahri Hamzah Anggap Wajar Jika Duterte Beri "Lampu Hijau" Eksekusi Mar

    Rodrigo Duterte mempersilakan Pemerintah Indonesia mengeksekusi mati terpidana mati Mary Jane | PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Jakarta STC Mary Jane divonis mati pada bulan Oktober 2010 oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sleman, Yogyakarta. Berita soal pernyataan eksekusi Mary Jane yang disampaikan Presiden Jokowi ini banyak didukung oleh pengguna media sosial Filipina. “Kita harus menghargai hukum negara-negara lain, bila kita ingin mereka menghargai kita,” ujar Ezen Tilanduca di Facebook dan mendapat dukungan ratusan kali melalui media online Filipina Inquirer.net. “Kita semua sama di mata hukum, walaupun Anda punya cerita sedih atau tidak, apakah Anda kaya atau tidak,” tulis Ezen, “Mary Jane melanggar hukum negara lain. Sangat ironis bila Du
  • Uncategorized /
    10 Sep 2016

    Di Jakarta, Duterte Tumpahkan Kemarahan pada Amerika Serikat

    Duterte melancarkan ’serangan’ verbal ke Amerika Serikat | PT Rifan Financindo Berjangka Pusat “Warga-warga Amerika ini mereka bisa memutar cerita, mereka selalu menggunakan predikatnya. Ini sangat buruk didengar,” sebut Duterte di Hotel Shangri-La, Jumat 9 September 2016. Bukan cuma karena suka memutar cerita. AS juga dituduhnya sebagai pihak paling bertanggungjawab atas peristiwa pembantaian masal di Mindano pada awal era 1900-an. “Ini adalah hak asasi manusia. Tapi apa yang mereka (AS) telah lakukan? Jangan pernah beri tahu saya ada air di bawah jembatan,” ucapnya. Soal pelanggaran HAM tersebut, dirinya sudah memberi tahu Presiden Obama. Namun, sampai sekarang tak ada jawaban yang datang. “Saya menunggu respons Obama, tapi dia tak pernah

Author

Recent Post

Recent Comments

Categories

Archive