PT. Rifan Financindo Berjangka News

Sidang Jessica Jadi Bahan Belajar bagi Calon Jaksa

14 Sep 2016 - 13:11 WIB

calon jaksa mempelajari jalannya sidang jessica wongso | PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Surabaya

Sebanyak 40 calon jaksa yang mengikuti program tersebut tengah mengikuti praktik kerja lapangan (PKL) di Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat.

Mereka tampak menghadiri sidang yang akan dilanjutkan pada Rabu (14/9/2016) ini.

mereka tiba di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat sekitar pukul 09.00 WIB.

Mereka langsung memasuki ruang persidangan dan duduk di barisan kursi terdepan di ruang sidang.

Dalam kasus ini, Mirna meninggal setelah meminum es kopi vietnam yang dipesan oleh Jessica di Kafe Olivier, Grand Indonesia, Rabu (6/1/2016.

Jessica menjadi terdakwa kasus tersebut. JPU mendakwa Jessica dengan dakwaan tunggal, yakni Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana.

Sidang lanjutan kasus kematian Wayan Mirna Salihin yang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat tak hanya menarik perhatian publik.

Sidang dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso ini juga menjadi bahan pelajaran bagi para calon jaksa dari seluruh Indonesia yang tengah mengikuti pendidikan dan pelatihan pembentukan jaksa (PPPJ).

Calon jaksa lainnya, Jefri, mengatakan bahwa mereka ditugasi untuk memerhatikan sidang Jessica karena kasus ini dinilai cukup sulit.

“Kebetulan karena emang sidang Jessica ini menarik perhatian publik. Perkaranya pun perkara yang sulit,” kata Jefri yang berasal dari Sulawesi Tenggara itu.

Pendamping penyelengara PPPJ, Monica, mengatakan bahwa para calon jaksa ini ditugasi oleh Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Jakarta Pusat untuk menghadiri sidang Jessica.

“Kebetulan karena menjadi pusat perhatian masyarakat itu Jessica. Jadi difokuskan di Jessica saja,” ucap Monica.

Salah seorang calon jaksa dari Kejaksaan Negeri Malinau, Kalimantan Timur, Aryaguna, mengatakan, mereka memulai PKL di Kejari Jakarta Pusat sejak Jumat (9/9/2016).

Hari ini merupakan hari pertama mereka memerhatikan jalannya sidang.

“Merhatiin sidang karena ini bagian dari pembelajaran juga, bagian dari penugasan kami dari mentor. Ini buat bahan pelajaran kami biar tahu teknis sidangnya itu bagaimana,” ujar Arya.

Puluhan Calon Jaksa Padati Sidang Jessica Wongso | PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Surabaya

Ada yang berbeda dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso kali ini. Dalam sidang ke-20 ini puluhan jaksa memadati ruang sidang Koesoemah Atmadja, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Mirna Salihin tewas usai menyeruput es kopi Vietnam mengandung sianida di Kafe Olivier, Grand Indonesia, Jakarta Pusat pada 6 Januari 2016. Teman Mirna, Jessica Wongso kini menjadi terdakwa dalam kasus dugaan pembunuhan berencana ini.

Salah satu calon jaksa, Aryaguna menuturkan, total ada ada 40 calon jaksa yang hadir. Kehadiran mereka ini bagian dari praktik kerja lapangan (PKL).

“Ini sekitar 40 orang yang hadir. Ini bagian dari PKL kami. Kan masa pelatihan 6 bulan. Ini yang ke sini sudah masuk bulan keempat,” ucap Aryaguna.

Dia menuturkan, keseluruhan calon jaksa yang hadir ingin mempelajari praktik persidangan. Menurut dia, persidangan Jessica patut dijadikan contoh.

“Jadi kami ke sini untuk mengetahui bagaimana jalannya persidangan. Dan dibilang kasus ini menarik. Jadi disuruh hadir ke sini,” ungkap Aryaguna.

Mereka yang hadir bukan hanya akan menjadi Jaksa di Jakarta, tetapi di daerah lainnya. “Ini bukan dari Jakarta saja. Banyak dari berbagai daerah. Ada juga yang dari Aceh,” tandas Aryaguna.

Puluhan calon jaksa itu hadir berseragam lengkap. Yang laki-laki, semuanya berkepala pelontos, sedangkan yang perempuan, ada yang mengenakan kerudung cream khas warna Kejaksaan, ada pula yang membiarkan rambutnya tergerai.

Untuk Uji Mental, 40 Calon Jaksa Hadiri Sidang Kasus Mirna | PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Surabaya

Dalam sidang hari ini, rencananya kuasa hukum dari pihak Jessica akan mendatangkan ahli toksikologi kimia Dr. rer. nat. Budiawan. Ini merupakan sidang ke 20 sejak pertama kali dilangsungkan pada 15 Juni 2016.

Sebanyak 40 calon jaksa memadati sidang lanjutan kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin, dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu, 14 September 2016.

Calon jaksa dari Kejaksaan Negeri Malinau Kalimantan Timur itu mengatakan sidang pembunuhan Mirna, bisa menjadi bahan pelajaran mengetahui bagaimana teknis sidang berjalan. Arya dan teman-temannya merupakan peserta program Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Jaksa (PPPJ).

Jefri, calon jaksa lain yang ikut hadir, mengatakan sidang ini bisa menjadi latihan mental bagi dia dan kawan-kawannya. “Kalau di daerah tak ada tekanan seperti banyak kamera kayak di sini. Jadi untuk uji mental,” kata dia.

Selama ini, ia hanya bisa menghadiri sidang-sidang di tingkat daerah saja. Sidang Jessica, hanya bisa disaksikannya lewat layar kaca. Namun dengan adanya PKL ini, ia mengaku senang bisa mendapatkan kesempatan untuk menyaksikan sidang secara langsung.

Lengkap dengan kemeja dinas kejaksaan cokelat, mereka duduk di barisan depan kursi penonton. Seluruh calon jaksa pria mencukur habis rambut mereka, membuat pemandangan di dalam ruang sidang menjadi mencolok di banding sidang-sidang sebelumnya.

“Kami diminta mentor kami untuk memperhatikan sidang ini. Karena ini salah satu materi PKL,” kata Aryaguna, salah satu calon jaksa yang hadir di sana. Ia menilai sidang ini menarik dan banyak diperhatikan masyarakat.

Para calon jaksa yang mengaku praktik kerja lapangan (PKL) di Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat itu, datang sejak pukul 09.00 WIB.

 

 PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Surabaya


TAGS   news / nasional / kriminal /


Author

Recent Post

Recent Comments

Categories

Archive